[HOAKS] - REKRUTMEN RELAWAN PENANGANAN VIRUS CORONA ATAU COVID-19

Share :        
Kamis, 26 Mar 2020

DISINFORMASI 
Beredar informasi di media sosial yang mencatut nama dan nomor telepon seorang dokter bernama Dokter Irna dari Kementerian Kesehatan, yang meminta dicarikan volunteer tenaga kesehatan untuk merawat pasien Covid-19 di Wisma Atlet, Jakarta, dengan batas usia maksimal 40 tahun dan mendapatkan gaji sebesar Rp. 6,3 juta rupiah serta fasilitas mes.

PENJELASAN
Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) menyatakan bahwa informasi terkait dengan rekrutmen tersebut tidak benar. Dilansir dari Kemkes.go.id, bahwa guna menghadapi pandemic Covid-19 di Indonesia, khususnya di Jakarta, Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan membuka tiga jalur resmi rekrutmen tenaga kesehatan untuk penanganan Covid-19. Jika melihat dari ketiga pola tersebut, apa yang disebutkan dalam pesan berantai tersebut tentunya tidak sesuai dengan jalur pendaftaran resmi Kemenkes.

Selain itu dari pemberitaan di medcom.id, Kemenkes melakukan kegiatan rekrutmen tenaga kesehatan dalam penanganan Covid-19 melalui Organisasi Profesi seperti IDI, PPNI, IBI, IAI, PAFI, HAKLI, PETKLI, PERSAGI, dan PARI. Dokter Irna yang namanya dicatut pun juga telah memberikan klarifikasi perihal informasi rekrutmen tersebut. Melalui media sosial, Dokter Irna menyatakan bahwa ia tidak pernah mencari tenaga volunteer.

KESIMPULAN
Informasi tentang pencarian relawan tenaga kesehatan untuk merawat pasien Covid-19 di Wisma Atlit Jakarta dengan mencatut nama dan nomor telepon Dokter Irna dari Kemenkes adalah tidak benar. Faktanya, Kemenkes hanya melakukan kegiatan rekrutmen tenaga kesehatan dalam penanganan Covid-19 melalui Organisasi Profesi seperti IDI, PPNI, IBI, IAI, PAFI, HAKLI, PETKLI, PERSAGI, dan PARI.

Kategori Informasi: Disinformasi
Kategori Hoaks: Konten/ Informasi Sesat (Misleading Content)

Sumber Fakta: 
1. https://turnbackhoax.id/2020/03/24/salah-rekrutmen-relawan-penanganan-pasien-virus-corona-oleh-dokter-irna/
2. https://www.merdeka.com/cek-fakta/cek-fakta-hoaks-rekrutmen-relawan-untuk-menangani-pasien-covid-19-atas-nama-dr-irna.html